Dengan metode experiential learning (belajar dengan mengalami) setiap proses perkuliahan disampaikan tidak hanya dengan model ceramah tetapi juga melalui model pembelajaran interaktif-kreatif, role play, diskusi, praktek, pembuatan projek kreatif, poster presentation, pemutaran film, study tour, atau menghadirkan praktisi dalam kuliah tamu. Pengalaman yang dialami mahasiswa dalam proses perkuliahan merupakan nilai tambah bagi lulusan ketika berusaha mencari atau menciptakan pekerjaan.